Sakit Punggung Bawah dan Pencegahannya



Sakit punggung bawah adalah sesuatu yang sangat umum.  Terutama bagi mereka yang bekerja dengan banyak mengangkat barang, sering membungkuk, terlalu banyak duduk, para olahragawan yang bermain keras, mereka yang jarang berolahraga, atau para “atlet akhir pekan”, yaitu mereka yang berolahraga hanya hari sabtu atau minggu saja.  Rasa nyeri ini dapat diawali oleh berbagai jenis kegiatan seperti membungkuk sewaktu memungut sesuatu, mengemudi mobil terlalu lama, serta duduk dalam rapat yang menegangkan.

Nyeri punggung bawah (NPB) merupakan salah satu masalah kesehatan yang utama. Pada penderita dewasa tua, nyeri punggung bawah dapat mengganggu aktivitas sehari-hari pada 40% penderita dan gangguan tidur pada 20% penderita.

Penyebab nyeri punggung bawah


Nyeri Punggung Bawah adalah nyeri yang dirasakan di daerah punggung bawah, dapat berupa nyeri lokal (inflamasi), maupun nyeri radikuler (menjalar) atau keduanya.

Nyeri yang berasal dari punggung bawah dapat dirujuk ke daerah lain atau sebaliknya nyeri yang berasal dari daerah lain dirasakan di daerah punggung bawah. Nyeri Punggung Bawah pada hakekatnya merupakan keluhan atau gejala dan bukan merupakan penyakit spesifik.

Penyebab NPB antara lain kelainan muskuloskeletal, sistem saraf, vaskuler, visceral dan psikogenik. (Hogan, 2000, Czerniecki, 2001).

Berbagai bangunan peka nyeri misalnya tulang dan otot terdapat di daerah punggung bawah. Semua bangunan-bangunan tersebut mengandung reseptor nyeri yang peka terhadap berbagai stimulus mekanikal, termal, kimiawi. Reseptor-reseptor tersebut sebenarnya berfungsi sebagai proteksi (Skew, 2000). Penyebab umum dari nyeri punggung bawah adalah regangan otot punggung yang berlebih.

Mewaspadai nyeri punggung yang berbahaya

Sebagian besar penyebab nyeri punggung bawah adalah bukan masalah kesehatan yang serius. Hanya kurang lebih 5% dari kasus nyeri punggung bawah yang disebabkan oleh masalah kesehatan yang serius seperti tumor, infeksi saraf tulang belakang.

Gejala dan tanda bahwa suatu nyeri punggung disebabakan suatu penyakit yang serisu disebut 'red flags'. Red flags adalah gejala atau tanda fisik yang memberi petunjuk akan adanya kelainan serius seperti fraktur, kanker, infeksi dan sindrom kauda. 'Yellow flag' adalah faktor psikologis yang memberi petunjuk bahwa nyeri pinggangnya cenderung berkembang menjadi kronik.

Pelacakan akan kausa non mekanik sangat ditentukan oleh ada tidaknya 'red flags' yang menggambarkan adanya kecurigaan akan penyebab NPB yang serius. Nyeri pada saat istirahat, kelemahan tungkai, gangguan buang air kecil dan buang air besar, rasa baal di tungkai, riwayat trauma yang signifikan dan riwayat kanker atau infeksi spesifik merupakan berbagai 'tanda bahaya' pada NPB (Cohen, 2001).

Bila Anda mengalami nyeri punggung dengan salah satu atau lebih 'tanda bahaya' tersebut, maka segeralah berobat ke dokter.

Keterlibatan sistem saraf dicurigai apabila dalam anamnesa ditemukan gejala nyeri yang sifatnya menjalar sampai di bawah lutut. Nyeri memburuk dengan berjalan, gangguan buang air kecil atau buang air besar dan kelemahan pada tungkai. Dokter Anda akan melakukan pemeriksaani yang teliti untuk konfirmasi (Gow, 2003).

Pemeriksaan penunjang akan sangat ditentukan oleh hasil wawancara dan pemeriksaan fisik. Pada kasus-kasus tanpa adanya 'red flags', pemeriksaan pencitraan atau imaging dapat ditunda terlebih dahulu. Magnetic Resonance Imaging (MRI) merupakan pemeriksaan terpilih pada kasus-kasus dengan kecurigaan penyakit serius di sistem saraft tulang belakang (Gow, 2003).

Bagaimana mencegah dan mengobati nyeri punggung?

Berikut adalah petunjuk mencegah dan mengatasi nyeri punggung.

1. Peregangan setiap pagi
Mulailah hari-hari  dengan melakukan peregangan sewaktu masih berada di tempat tidur. Ingat, bahwa Anda telah berbaring lemas selama delapan jam, maka jika Anda tiba-tiba bangkit berdiri, Anda dapat mengalami cedera punggung. Sebelum bangun, pelan-pelan regangkan lengan Anda ke atas kepala, kemudian tarik lutut Anda ke arah dada secara bergantian. Apabila Anda siap untuk duduk, bergulirlah ke sisi tempat tidur dan gunakan lengan Anda untuk membantu mengangkat tubuh Anda. Setelah berdiri letakkan tangan Anda pada pantat lalu pekan-pelan condongkan tubuh ke belakang untuk meregangkan tulang punggung.

2. Sempatkan diri berjalan-jalan
Berjalan-jalan dapat menjaga kesehatan punggung dengan cara membuat seluruh tubuh tetap bugar. Kegiatan ini memperkuat otot-otot yang berfungsi membentuk pantat, kaki, punggung, dan perut. Berjalan-jalan yang agak cepat juga membantu tubuh mengeluarkan endorfin, hormon yang berfungsi meredakan nyeri. Berenang, bersepeda, dan berlari juga baik.

3. Istirahatkan punggung
Duduk memberikan tekanan lebih banyak pada punggung daripada berdiri: Apabila Anda harus duduk di meja Anda untuk waktu yang lama atau Anda harus menempuh perjalanan jauh dengan pesawat, kereta api, atau mobil, sering-seringlah mengubah posisi duduk dan memberi punggung Anda kesempatan beristirahat dengan berdiri dan berjalan-jalan kira-kira setiap satu jam sekali.

4. Berlutut, jangan membungkuk
Hindari membungkuk setinggi pinggang ketika mengambil sesuatu. Itu menciptakan ketegangan pada punggung dan memperbesar risiko cedera. Sebagai ganti, gunakan alat pemegang yang panjang dan berlutut menggunakan bantalan atau pelindung lutut ketika Anda berkebun atau melakukan kegiatan-kegiatan dengan tinggi kurang dari selutut.

5. Gunakan kaki untuk bekerja
Apabila Anda sedang mengangkat sesuatu-entah beratnya 3 kilogram atau 25 kilogram-berjongkoklah, usahakan agar punggung tetap tegak kemudian angkat beban itu menggunakan tenaga kaki. Taksir beban yang akan Anda angkat.

6. Condongkan punggung ketika mengangkat beban.
Apabila Anda tidak menemukan seseorang untuk membantu mengangkat beban berat, cobalah cara berikut sebagai langkah terakhir: Apabila benda itu terletak setinggi meja, condongkan tubuh Anda ke arah benda itu untuk menarik atau mengangkatnya. Anda juga dapat menggunakan cara ini untuk mengangkat jendela geser. Posisi ini mengurangi tekanan pada tulang punggung Anda karena Anda terpaksa menggunakan kaki sebagai penumpu.

7. Berdiri atau duduk tegak
Mempertahankan sikap tubuh yang benar adalah cara terbaik untuk mencegah nyeri punggung. Untuk memperbaiki sikap tubuh Anda, cobalah yang berikut ini. Berdiri merapat pada dinding atau duduk di kursi makan, pastikan bawwa bahu dan pantat Anda menyentuh dinding atau sandaran kursi. Selipkan lengan Anda ke ruang antara punggung sebelah bawah dan dinding atau sandaran kursi. Apabila masih ada bagian di mana tangan Anda tidak bersentuhan baik dengan punggung maupun dinding atau sandaran kursi, angkat pinggul Anda sehingga ruang berlebih itu hilang. Pertahankan posisi itu sekitar 20 hitungan sambil memandang ke cermin untuk melihat sikap tubuh Anda sendiri. Pertahankan sikap tubuh seperti itu sampai petang. Kerjakan latihan ini setiap hari selama tiga pekan sampai sikap tubuh yang benar itu menjadi kebiasaan.

8. Perhatikan tempat tidur
Kasur harus menyediakan dukungan yang benar, rata, dan tidak melendut. Jadi, kalau Anda merasa seperti tidur di tengah roti yang tengahnya sudah dikeduk, berarti Anda memerlukan sebuah kasur baru. Sebuah kasur kehilangan sebagian besar daya dukungnya setelah dipakai cukup lama. Sebuah kasur kurang lebih sama dengan sepasang sepatu. Mula-mula pas dan enak dipakai, tetapi tidak berarti akan selamanya demikian.

9. Pasang bantalan untuk punggung bagian bawah
Bantalan dari karet busa berbentuk bundar yang dapat dibeli di toko-toko perlengkapan medis dapat menolong Anda mempertahankan lengkung yang alami pada tulang punggung bagian bawah dan mencegah nyeri pada bagian itu. Setiap kali Anda duduk, pasang bantalan itu di antara kursi dan punggung bagian bawah Anda.

10. Pilih busana yang benar
Mengenakan celana ketat dapat menghalangi Anda menggunakan biomekanik yang tepat seperti menekuk lutut, terutama ketika sedang mengangkat suatu benda. Cobalah mengenakan busana yang agak longgar selama sebulan.

11. Stop merokok
Merokok mengurangi aliran darah ke punggung dan dapat memperlemah cakram antarruas. Jadi, apabila Anda merokok, berhentilah.

12. Dinginkan dengan es
Tempelkan es ke bagian punggung yang sakit sesegera mungkin untuk meredakan nyeri dan pembengkakan. Bungkus sebuah kantong es dengan sarung bantal atau handuk (jangan pernah menempelkan es secara langsung pada kulit Anda) kemudian tempelkan pada bagian yang terasa nyeri selama sepuluh menit setiap jam sampai rasa nyeri mereda.

13. Hangatkan
Setelah pembengkakan berhasil Anda atasi dengan es-biasanya dalam waktu kira-kira 48 jam-Anda dapat mulai menggunakan panas. Panas meningkatkan aliran darah ke bagian yang cedera, menyantaikan jaringan dan dapat memudahkan Anda bergerak. Tempelkan kain penyeka yang hangat-dengan temperatur kurang lebih sama dengan temperatur kulit-pada punggung Anda selama 5 hingga 10 menit setiap jam, atau mandi air hangat baik di pancuran atau bak rendam berpusar (whirlpool).

14. Sediakan obat pereda nyeri.
Menelan satu atau dua tablet aspirin atau ibuprofen setiap empat hingga enam jam dapat meredakan ranya nyeri dan mengurangi pembengkakan. Namun jangan melebihi dosis yang dianjurkan. Untuk keamanan, pastikan Anda sebelumnya berkonsultasi dengan dokter.

15. Angkat kaki
Apabila nyeri punggung yang menyerang Anda masih ringan, berbaringlah di lantai kemudian angkat kaki Anda ke atas kursi sedemikian sehingga paha Anda membentuk sudut 90 derajat dengan pinggul dan betis Anda terletak di atas kursi dengan sudut 90 derajat terhadap paha. Posisi ini menjadikan otot otot penting pada punggung Anda santai dan merupakan posisi yang paling tidak membebani tulang punggung Anda.

16. Terus bergerak
Walaupun dahulu dokter pernah menganjurkan istirahat panjang di tempat tidur, sekarang mereka percaya bawwa pemulihan Anda justru semakin cepat bila Anda semakin aktif  Sesungguhnya, istirahat di tempat tidur selama dua pekan melemahkan otot-otot dan tulang punggung Anda dan  malah memperlambat kesembuhan, selain membuat Anda lebih mudah menderita sakit yang sama. Maka jangan berbaring di tempat tidur lebih dari dua hari, usahakan bangun sekurangnya satu jam sekali untuk berjalan-jalan atau melakukan peregangan.

17. Dimanipulasi
Kiropraktor telah mendapatkan pengakuan oleh kalangan medis. Sebuah analisis atas 25 penelitian terhadap manipulasi tulang punggung-inti dalam terapi kiropraktik-menemukan bahwa manipulasi yang mereka lakukan bisa menghasilkan penyembuhan beberapa lama pada nyeri punggung akut yang tanpa komplikasi. Pada umumnya, seorang kiropraktor berulang-ulang memijit bagian tulang punggung yang sakit menggunakan pangkal telapak tangannya. Mintalah kepada dokter untuk merujuk Anda ke kiropraktor terdekat di daerah Anda.

18. Dapatkan second opinion
Menurut perhimpunan dokter bedah ortopedi Amerika, dalam setahun mereka telah melakukan lebih dari 400.000 pembedahan, misalnya spinal fusion dan disk removal atau disk destruction. Akan tetapi sebuah penelitian yang dilakukan oleh organisasi Blue Cross dan Blue Shield menemukan bahwa hampir 13 persen operasi tulang punggung dilakukan dengan alasan yang kurang tepat. Cari pendapat dari sekurangnya seorang dokter lain apabila, dokter yang memeriksa Anda menganjurkan tindakan pembedahan.

0 komentar:

Poskan Komentar