Bahaya minuman beralkohol



Minuman keras atau minuman beralkohol juga termasuk zat adiktif. Minuman keras dibedakan menjadi 3 golongan yaitu :

    Golongan A yaitu minuman keras yang berkadar alkohol 1%-5%, contohnya: Bir.
    Golongan B yaitu minuman keras yang berkadar alkohol 5%-20%, contohnya: Anggur/wine.
    Golongan C yaitu minuman keras yang berkadar alkohol 20%-45%, contohnya: arak, wiski, vodka.

Namun zat organik yang terdapat dalam alkohol adalah etanol atau etil alkohol (C2H5OH). Alkohol berupa cairan bening … tidak berwarna, berbau khas, dan mudah menguap. Alkohol dapat di peroleh dari hasil fermentasi atau peragian madu, Gula, sari buah, atau umbi umbian oleh mikroorganisme. Minuman dari hasil peragian dapat menghasilkan alkohol sampai 15%, tetapi dengan proses penyulingan atau distilasi dapat di hasilkan alkohol 100%. Penyayan yg di hasilkan dari proses peragian merupakan komponen aktif dalam minuman bir, anggur, dan wiski.

Jika kita minum alkohol dalam jumlah banyak dapat menekan aktivitas otak bagian atas, sehingga menghilangkan kesadaran. Pemakaian alkohol dalam jangka waktu lama dapat menginduksi dan meningkatkan metabolisme obat obatan … mengurangi timbunan vitamin A dalam hati, meningkatkan aktivitas zat-zat racun yg terdapat pada hati dan zat zat yg dapat menimbulkan kanker, menghambat pembentukan protein dan menyebabkan gangguan fungsi hati. Pemakain alkohol dapat menyebabkan ketagihan sehingga termasuk dalam zat adiktif.

Alkohol yg diminum akan cepat diserap ke dalam pembuluh darah kemudian disebarluaskan ke seluruh jaringan dan cairan tubuh. Semakin tinggi kadar alkohol dalam minuman  akan semakin cepat penyerapan ke dalam darah kita. Di dalam hati.. alkohol akan dioksidasi atau dibakar. Apabila alkohol yang diminum terlalu banyak, tidak semua alkohol masuk ke hati, sisa alkohol akan tinggal di dalam darah dan akan dibawa sampai otak. Di dalam otak apabila kadar alkohol masih sedikit, maka peminum akan, mengalami euphoria (perasaan gembira dan nyaman). Tetapi jika masuknya alkohol makin lama makin banyak akibat minuman alkohol secara terus menerus maka orang itu akan mengantuk dan tertidur bahkan dapat meninggal.

Akibat yg ditimbulkan dari minum minuman beralkohol:

Pengaruh langsung setelah minum :

    kehilangan keseimbangan tubuh
    pusing.. merasa gembira.. kulit menjadi merah
    perasaan ingatan menjadi tumpul
    dalam dosis tinggi menjadi mabok.. tindakan tidak terkontrol.. dan kendali diri berkurang

Pengaruh pada system pernapasan : denyut jantung dan pernapasan lambat

Pada system pencernaan :

    selera makan hilang dan kekurangan makan
    peradangan hati
    kanker mulut.. kerongkongan dan lambung
    luka dan radang lambung

Pada system jantung dan pembuluh darah

    pembengkakan jantung
    kegagalan fungsi jantung

Pada system reproduksi dan pengaruh pada bayi :

    pada ibu hamil dapat menyebabkan cacat bayi yg dikandung, abortus, kelahiran premature
    pada pria dapat menyebabkan impotensi

Pada system saraf pusat :

    menghambat fungsi otak yg mengontrol pernapasan dan denyut jantung sehingga dapat menimbulkan kematian
    dapat menyebabkan hilangnya memory (amnesia) sakit jiwa.. kerusakan tetap pada otak dan system saraf.

0 komentar:

Poskan Komentar